DETAIL DOCUMENT
KAJIAN PERBEDAAN LUARAN KLINIS: FUNGSI MOTORIK, NIHSS, MOCA-INA PADA PASIEN STROKE INFARK CEREBRI YANG DIBERI TERAPI RTMS DENGAN YANG TIDAK
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Wibowo, Arif Eko
M.I. WIDIASTUTI, M.I. WIDIASTUTI
TUGASWORO, DODIK
KUSTIOWATI, ENDANG
HARTONO, JIMMY EKO BUDI
PUSPITAWATI, ARINTA
Subject
Medicine 
Datestamp
2025-01-02 06:11:02 
Abstract :
Latar Belakang: Stroke iskemik merupakan masalah kesehatan yang berkembang di Indonesia, disebabkan oleh faktor-faktor seperti hipertensi dan diabetes. Meskipun perawatan standar membantu, diperlukan lebih banyak terapi untuk meningkatkan pemulihan. rTMS merupakan perawatan non-invasif yang meningkatkan neuroplastisitas dan meningkatkan Skor motorik, kognitif, dan neurologis pada pasien stroke. Tujuan: Membandingkan Perbaikan Skor Motorik, NIHSS, dan Moca Ina pada pasien Paska Stroke yang diberi terapi RTMS dengan yang tidak diberi. Metode: Penelitian ini dilaksanakan di Ruang perawatan dan Rawat jalan RSUP dr. Kariadi semarang, Satu kelompok mendapatkan tambahan rTMS, dan kelompok lainnya hanya mendapatkan perawatan standar. Pengambilan sampel dengan Kuasi Eksperimental. Pasien dipilih memenuhi kriteria Inklusi dan Eksklusi. rTMS dilakukan satu kali seminggu selama tiga minggu. Hasil Skor motorik, kognitif, dan neurologis diukur sebelum dan sesudah. Hasil: Didapatkan 54 Subjek Penelitian, masing-masing kelompok terdapat 27 partisipan untuk Subjek dan Kontrol. Pada hasil penelitian Data Subjek dan Demografis dan Karakteristik Klnis didapatkan hasil tidak terdapat perbedaan bermakna (p> 0,005). Pada analisis Perbedaan Pre dan Pos pemberian rTMS didapakan terdapat perbaikan pada Kelompok Intervensi dibandingkan Kontrol. Pada uji beda Skor motorik atas dan NIHSS lebih signifikan (p<0,050) dibandingkan motorik bawah dan Moca-Ina. Setelah dikendalikan Faktor depresi dengan tes ANCOVA dan dengan Faktor Komorbid Skor Motorik dan NIHSS masih Significan (p<0,05). Kesimpulan: rTMS merupakan terapi menjanjikan untuk rehabilitasi stroke iskemik. Studi menunjukkan bahwa rTMS secara signifikan meningkatkan fungsi kognitif (MoCA-Ina) dan mengurangi keparahan neurologis (NIHSS). Meskipun Skor motorik atas dan NIHSS lebih baik dibandingkan Motorik bawah dan Moca Ina. 
Institution Info

Universitas Diponegoro