Abstract :
Penelitian ini didasarkan pada tingginya jumlah aduan yang diterima oleh Dinas
Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah, mencapai 600 laporan
pada tahun 2023. Aduan tersebut mencakup sektor mineral dan batubara, geologi,
energi, serta ketenagalistrikan. Kinerja pegawai dievaluasi melalui enam indikator
utama: kualitas, kuantitas, ketepatan waktu, jumlah pekerjaan, kehadiran, dan kerja
sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh budaya organisasi
dan kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di instansi tersebut. Metodologi
penelitian menggunakan teknik stratified random sampling, dengan kuesioner
sebagai alat pengumpulan data yang disebarkan kepada 32 responden. Data yang
diperoleh dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25 melalui
serangkaian uji, meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, pengujian
hipotesis, serta analisis koefisien determinasi. Hasil penelitian mengungkapkan
bahwa budaya kerja secara parsial memengaruhi kinerja pegawai, demikian pula
dengan kepemimpinan. Secara simultan, budaya dan kepemimpinan terbukti
memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Meski demikian,
terdapat faktor-faktor lain di luar ruang lingkup penelitian ini yang juga berpotensi
memengaruhi kinerja pegawai