Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Anantama, Muhammad Reyhan
Subject
Social Science and Political Science
Datestamp
2025-01-03 08:20:02
Abstract :
Destinasi pariwisata Kampoeng Djadhoel merupakan tempat wisata yang terletak
di Kampung Batik Tengah, Rejomulyo, Kota Semarang. Meskipun memiliki
potensi wisata yang unik, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh
Kampoeng Djadhoel, mulai dari minimnya inovasi atraksi, kurang lengkapnya
sarana dan prasarana, kurangnya kuantitas sumber daya manusia yang ada, dan
belum adanya investor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan
internal dan eksternal serta menganalisis isu strategis yang didapatkan. Metode
penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan
menggunakan sumber data primer serta data sekunder dengan alat analisis berupa
analisis SWOT dan Uji Litmus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pengembangan destinasi pariwisata Kampoeng Djadhoel belum dapat dikatakan
optimal karena minimnya dana yang tersedia untuk mengembangkan inovasi atraksi
dan perbaikan atau pengadaan sarana dan prasarana baru, serta kurangnya kuantitas
sumber daya manusia yang tersedia karena aktivitas pariwisata yang ada belum bisa
dijadikan mata pencaharian utama. Adapun hasil dari SWOT menunjukkan bahwa
terdapat 9 isu strategis pengembangan, yang setelah dilakukan Uji Litmus diperoleh
3 isu strategis yang dapat diterapkan sebagai prioritas dalam pengembangan
pariwisata. Saran dari penelitian ini adalah merencanakan dan meningkatkan
kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan; memanfaatkan sumber daya
manusia untuk mengembangkan inovasi pariwisata berbasis teknologi; mengajukan
pendanaan kepada pemerintah atau sektor swasta untuk pengembangan inovasi
atraksi wisata baru.
Kata Kunci: Batik, Budaya, Pariwisata, Strategi Pengembangan
257 Publik 2024