Abstract :
Tugas Akhir ini bertujuan untuk meningkatkan minat Generasi Z terhadap siaran
wayang kulit Programa 4 Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang melalui produksi
video iklan layanan masyarakat berbasis audio-visual. Permasalahan rendahnya minat
generasi muda terhadap seni budaya lokal diatasi dengan pendekatan modern yang
memadukan elemen tradisional dan visual yang sesuai dengan gaya hidup Gen Z.
Metode yang digunakan yakni metode penelitian kualitatif dengan pendekatan
deskriptif, melibatkan tahapan observasi, wawancara, serta produksi video melalui tiga
fase utama: pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi. Hasil Tugas Akhir ini berupa
karya lima video berdurasi dua menit yang mengintegrasikan elemen budaya seperti
gamelan, wayang kulit, dan aktivitas generasi muda. Pesan dalam video disampaikan
melalui narasi inspiratif dalam bahasa Jawa dan Indonesia, dipadukan dengan visual
yang menarik. Video ini diunggah di platform YouTube RRI Semarang untuk
menjangkau audiens yang lebih luas. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan
keterlibatan audiens, yang tercermin dari jumlah penonton, respons positif, serta
interaksi di media sosial. Survei juga menunjukkan bahwa sebagian besar responden
menganggap wayang kulit tetap relevan dan menarik di era modern. Pendekatan ini
membuktikan bahwa memadukan tradisi dengan teknologi modern dapat menjadi
strategi komunikasi yang efektif dalam membangkitkan kesadaran dan minat generasi
muda terhadap seni budaya lokal.
Kata kunci: Generasi Z, wayang kulit, iklan layanan masyarakat, pelestarian budaya, Pro 4, RRI Semarang, audio-visual, media digital, YouTube.