DETAIL DOCUMENT
REDESAIN BANGUNAN KANTOR KELURAHAN SRONDOL KULON SEMARANG DITINJAU DARI ARSITEKTUR PRAGMATIS
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Tahapary, Varinca Augi
Subject
Architecture Engineering 
Datestamp
2025-01-07 02:09:24 
Abstract :
Bangunan publik harus mampu memberikan pelayanan yang baik bagi penggunanya, tidak terkecuali kantor kelurahan. dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2005 menyebutkan jika kepala daerah yang sudah diberikan hak otonomi diarahkan untuk meningkatkan pelayanan daerahnya masing-masing. Oleh karena hal itu, pelaksanaan pelayanan publik tidak bisa terlepas dari ketersediaan fasilitas, ruang, dan area yang sesuai dengan fungsi bangunan. Menurut Samsudin (2021), banyak kantor kelurahan yang masih belum mampu memberikan pelayanan yang diinginkan untuk masyarakat. Dalam menanggapi isu ini, konsep pragmatis dapat digunakan sebagai pedoman dalam mendesain bangunan. Konsep pragmatis dalam bangunan lebih mengedepankan fungsi daripada estetika dimana hal ini tentu membuat keseluruhan desain menjadi lebih sederhana, namun tepat sasaran sesuai tujuan. Pendekatan pragmatis juga mampu dipakai sebagai media bagi desain untuk beradaptasi dengan site sehingga pengguna dapat merasakan kenyamanan dan keselamatan dalam beraktivitas. Sehubungan dengan itu, pada tugas akhir ini, Kantor Kelurahan Srondol Kulon yang merupakan salah satu kantor kelurahan di wilayah Kota Semarang dijadikan sebagai objek evaluasi untuk meningkatkan kualitas desain sesuai dengan konsep pragmatis. Berdasarkan hasil analisis, masih ada beberapa detail dari bangunan yang dapat diredesain, yaitu dari segi pencahayaan alami, aksesbilitas, vegetasi, pencapaian, ukuran dan tatanan ruang, serta fasad bangunan yang dinilai memiliki ornamen yang kurang berguna. Hasil dari analisis ini diharapkan mampu memberi saran desain yang sesuai dengan fungsi bangunan serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik secara baik dan signifikan. 
Institution Info

Universitas Diponegoro