Abstract :
Tulisan ini bertujuan untuk menguji pengaruh frekuensi penyesuaian suku
bunga kebijakan dan kredibilitas bank sentral terhadap tingkat inflasi dalam suatu
periode. Dalam rezim Inflation Targeting Framework, kredibilitas bank sentral
muncul ketika bank sentral menargetkan inflasi sebagai satu-satunya tujuan
kebijakan moneter. Untuk mengendalikan inflasi, saluran ekspektasi menjadi salah
satu saluran transmisi moneter yang paling banyak digunakan oleh bank sentral
pada rezim ITF. Ekspektasi inflasi dari para pelaku ekonomi lambat laun dapat
diarahkan dan berhasil menjadi penentu laju inflasi suatu negara. Namun,
kredibilitas bank sentral dipertanyakan ketika ada periode krisis dan mereka harus
memilih antara inflasi dan output. Pendekatan penelitian yang digunakan untuk
memecahkan permasalahan tersebut adalah Error Correction Model dengan
Inflation Targeting Regime di Asia Tenggara. Temuan dalam makalah ini
mencakup kredibilitas dan ekspektasi inflasi berpengaruh signifikan terhadap
tingkat inflasi di suatu negara.