DETAIL DOCUMENT
Hubungan Kuasa dan Suara: Bentuk Klientelisme Keterpilihan Calon Legislatif pada Pemilihan Legislatif 2024 (Studi Kasus Keterpilihan Sri Fahrudin Bisri Slamet)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Reditania, Zilda Clarita
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2025-01-16 01:11:43 
Abstract :
ABSTRAK Klientelisme menjadi strategi yang digunakan oleh para calon legislatif untuk membangun basis dukungan politik yang kuat, terutama di daerah yang rentan secara ekonomi. Masyarakat merasa terdorong untuk mendukung calon legislatif yang memberikan berbagai jenis bantuan dan manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk klientelisme dan bagaimana praktik klientelisme dapat meningkatkan peluang keterpilihan calon legislatif pada Pemilihan Legislatif 2024. Klientelisme merujuk pada pola hubungan politik yang didasarkan pada pertukaran suara dengan imbalan berupa pemberian pribadi, pelayanan dan aktivitas masyarakat, pembelian suara, dan proyek gentong babi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memahami bagaimana praktik klientelisme dilakukan oleh Sri Fahrudin Bisri Slamet (Slamet) dalam upaya meraih suara dalam Pemilihan Legislatif 2024 di Kabupaten Demak. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan calon legislatif, tim sukses, serta pemilih yang terlibat dalam praktik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik klientelisme terbukti dapat meningkatkan keterpilihan Sri Fahrudin Bisri Slamet di Kabupaten Demak khususnya di Dapil 4 yaitu Kecamatan Mranggen dan Kecamatan Karangawen. Slamet menggunakan kemampuannya untuk mengambil hati masyarakat di daerah pemilihannya dengan mampu memahami dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa jaringan politik formal dan informal digunakan oleh Slamet sebagai arena bagi praktik klientelisme. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih dalam mengenai bentuk dan bekerjanya praktik klientelisme dalam mobilisasi pemilih. Kata Kunci: Pemilihan Legislatif, Klientelisme, Keterpilihan, Calon legislatif. 
Institution Info

Universitas Diponegoro