Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mengetahui pengaruh politik
organisasi terhadap motivasi kerja yang dimediasi oleh permusuhan. Dalam
penelitian ini terdapat variabel X (Politik Organisasi), Z (Permusuhan) dan Y
(Motivasi Kerja). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai PT Santosa Asih Jaya
Cabang ULP Sumber sebanyak 59 responden. Teknik pengambilan sampel
dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner.
Data yang digunakan merupakan data primer yang dikumpulkan melalui
observasi dan wawancara dan kuesioner. Skala dalam penelitian ini menggunakan
skala likert. Metode yang digunakan adalah uji asumsi klasik, path analysis dengan
bantuan SPSS versi 25 dan sobel test. dan pengajuan hipotesis menggunakan uji F
dan T.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel politik organisasi
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi kerja dengan nilai t hitung > t
tabel (-2,708 > 1,673) dan nilai signifikansi bernilai 0,009 < 0,05. Variabel politik
organisasi (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap permusuhan (Z) nilai
thitung sebesar 3,293 > ttabel 1,673 dengan tingkat signifikansi 0,002 < 0,05.
Variabel permusuhan (Z) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap motivasi
kerja (Y) nilai thitung sebesar -2,257 > ttabel 1,673 dengan tingkat signifikansi
0,028 < 0,05. Berdasarkan hasil perhitungan path analysis diketahui bahwa nilai
pengaruh langsung sebesar -0,338 dan pengaruh tidak langsung lebih kecil
dibandingkan dengan nilai pengaruh langsung. Hasil ini menunjukan bahwa secara
langsung X melalui Z mempunyai pengaruh signifikan terhadap Y. Dan dari hasil
perhitungan sobel test mendapatkan nilai z sebesar -2,36129 dengan nilai
signifikansi sebesar 0,009 Oleh karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 maka
membuktikan bahwa permusuhan mampu memediasi hubungan politik organisasi
terhadap motivasi kerja.