DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN RIWAYAT PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA (STUDI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALIORI KABUPATEN REMBANG)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
LURIYA, MEINA HARUM
Subject
Public Health 
Datestamp
2025-01-20 01:58:49 
Abstract :
Pneumonia merupakan penyebab utama kematian pada bayi (12,3%) dan anak balita (13,2%) di Indonesia. Di Kabupaten Rembang, cakupan kasus pneumonia balita pada tahun 2023 tercatat sebesar 14,50%. Di wilayah kerja Puskesmas Kaliori, pneumonia mengalami peningkatan selama dua tahun terakhir. Studi ini menganalisis hubungan paparan asap rokok dengan kejadian pneumonia, menggunakan metode deskriptif observasional dengan desain case control pada bulan September-Oktober 2024. Populasi kasus mencakup semua penderita pneumonia berjumlah 121 orang, sedangkan populasi kontrol terdiri dari balita yang tidak menderita pneumonia pada tahun yang sama dan berdomisili di wilayah tersebut. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Lemeshow, menghasilkan 84 responden untuk kelompok kasus dan kontrol. Analisis statistik dilakukan dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara paparan asap rokok dengan kejadian pneumonia, yang meliputi keberadaan perokok (p-value: 0,007), jumlah perokok aktif (p-value: 0,013), tempat merokok anggota keluarga (p-value: 0,004), jumlah batang rokok (p-value: 0,002), durasi paparan asap rokok (p-value: 0,004), jenis rokok (p-value: 0,011), frekuensi paparan langsung (p-value: 0,014), frekuensi paparan tidak langsung (p-value: 0,015), dan lama merokok (p-value: 0,012). Hasil ini menunjukkan bahwa kasus pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Kaliori pada tahun 2023 berhubungan dengan riwayat paparan asap rokok. Kata Kunci: Balita, Pneumonia, Asap Rokok 
Institution Info

Universitas Diponegoro