DETAIL DOCUMENT
FAKTOR RISIKO KEJADIAN MINOR INJURY PADA PEKERJA BENGKEL PT X SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
HASNA, NADIA MUTIARA
Subject
Public Health 
Datestamp
2025-01-30 06:27:16 
Abstract :
Bengkel otomotif merupakan tempat kerja yang memiliki potensi bahaya dan risiko kecelakaan kerja akibat penggunaan alat dan benda berbahaya dalam aktivitas kerja. Risiko yang sering dialami oleh pekerja bengkel meliputi kecelakaan kerja ringan (minor injury), yang menyebabkan cedera ringan tanpa mengakibatkan kehilangan jam kerja lebih dari 2x24 jam. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini berpotensi memicu terjadinya kecelakaan kerja yang lebih serius. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian minor injury pada pekerja bengkel di PT X Semarang. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross-sectional dan diuji menggunakan uji Chi-Square. Seluruh populasi penelitian yang terdiri dari 35 orang dijadikan sampel (total sampling). Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara usia (p=0,012), masa kerja (p=0,010), housekeeping (p=0,002), dan kelelahan kerja (p=0,030) dengan kejadian minor injury. Sedangkan, ditemukan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan kejadian minor injury (p=0,292). Dapat disimpulkan bahwa usia, masa kerja, housekeeping, dan kelelahan kerja merupakan faktor risiko kejadian minor injury. Kata kunci : minor injury; karakteristik pekerja; housekeeping; kelelahan kerja 
Institution Info

Universitas Diponegoro