Abstract :
Berjalan kaki menjadi salah satu cara yang paling mendasar dalam melakukan pergerakan, namun
dengan seiring perkembangan teknologi yang ada, pergerakan menjadi lebih mudah dilakukan dan lebih
berorientasi pada kendaraan bermotor. Kondisi yang berbeda terjadi di Kota Lama Semarang yang
menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah di Kota Semarang, ramai dikunjungi masyarakat dengan
berjalan kaki setelah dilakukannya revitalisasi. Jumlah pejalan kaki yang meningkat, tentu akan
menghasilkan pola perilaku tertentu yang selanjutnya akan mempengaruhi ruang jalur pedestrian tersebut.
Atas permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian ini, yaitu mengkaji perilaku pejalan kaki pada ruang
jalur pedestrian di Kota Lama Semarang.