Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengisi celah penting dengan memeriksa
pengungkapan lingkungan pada perusahaan dalam laporan terintegrasi di Indonesia.
Secara kusus, penelitian ini mengkaji faktor-faktor tata kelola perusahaan yaitu
ukuran dewan direksi, independensi dewan direksi, perbedaan gender dewan
direksi, dan keberadaan komite CSR yang memiliki pengaruh pada tingkat
informasi lingkungan diungkapkan dalam laporan terintegrasi pada perusahaan di
Indonesia.
Penelitian ini menerapkan analisis regresi menggunakan sampel perusahaan
di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan mempublikasikan laporan
terintegrasi pada periode tahun 2021. Dengan menggunakan purposive sampling
dalam pemilihan sampel, maka diperoleh 21 sampel penelitian untuk 1 tahun yaitu
periode 2021. Penelitian ini melakukan analisis untuk mengetahui pengaruh
beberapa mekanisme tata kelola perusahaan terhadap tingkat pengungkapan
lingkungan melalui laporan terintegrasi.
Hasil dari penelitian yang dilakukan membuktikan pada ukuran dewan
direksi, perbedaan gender dewan direksi, dan keberadaan komite CSR memiliki
pengaruh postitif dan signifikan terhadap tingkat pengungkapan lingkungan melalui
laporan terintegrasi. Namun, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pada
independensi dewan direksi terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap
laporan terintegrasi.