Abstract :
Pelayanan administrasi penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) di
Kabupaten Bojonegoro masih menghadapi tantangan yang perlu mendapat
perhatian dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan dan
mengidentifikasi kendala utama menggunakan metode kualitatif. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kurangnya sosialisasi, keterbatasan akses
informasi, lemahnya pengawasan pendaftaran, serta kurang optimalnya
koordinasi antarinstansi masih menjadi hambatan utama. Selain itu, keterbatasan
sumber daya manusia dan fasilitas turut mempengaruhi kualitas pelayanan.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan peningkatan infrastruktur
dan teknologi, pelatihan berkala bagi petugas, serta optimalisasi fasilitas
pelayanan agar lebih efisien dan nyaman. Sosialisasi yang lebih intensif melalui
media digital dan langsung juga diperlukan untuk meningkatkan kesadaran
masyarakat terhadap manfaat KIA. Selain itu, sistem pengawasan dan evaluasi
harus diperkuat guna meningkatkan akuntabilitas layanan. Secara umum,
kualitas pelayanan penerbitan KIA sudah cukup baik, tetapi masih membutuhkan
perbaikan dalam beberapa aspek. Implementasi strategi perbaikan ini diharapkan
dapat meningkatkan efisiensi, kenyamanan, serta kepuasan masyarakat terhadap
layanan Disdukcapil di Kabupaten Bojonegoro.