Abstract :
Sejak tahun 2021 sampai 2023, kunjungan wisatawan baik domestik maupun
mancanegara di Kabupaten Semarang menunjukkan angka yang tinggi dan terus
mengalami peningkatan yang signifikan. Namun Desa Glawan kehilangan
kesempatan dalam memanfaatkan momen tersebut karena adanya keterbatasan
pada pengelolaan potensi dan pemetaan stakeholders yang bersentuhan dengan
kegiatan wisata. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis
pemetaan stakeholders terkait kepentingan dan pengaruh serta peran yang
dilakukan para stakeholders di dalam proses kerjasama pengembangan Desa Wisata
Glawan menjadi wisata ecotourism berkelanjutan. Metode penelitian ini
menggunakan penelitian deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 jenis stakeholders yang teridentifikasi
dalam proses kerjasama pengembangan Desa Wisata Glawan menjadi wisata
ecotourism berkelanjutan diantaranya yaitu stakeholders Pemerintah, Industri,
Akademisi, dan Masyarakat. Pemerintah sebagai keyplayers dan contest setter serta
berperan sebagai policy creator dan coordinator. Industri sebagai keyplayers dan
subjects serta berperan sebagai policy creator dan facilitator. Akademisi sebagai
keyplayers serta berperan sebagai facilitator dan coordinator. Masyarakat meliputi
PokDarWis sebagai keyplayers serta berperan sebagai implementor dan
accelerator, Pengelola Rumah Wisata Edukasi sebagai contest setter serta berperan
sebagai implementor dan accelerator, Ibu PKK Desa Glawan sebagai subjects serta
berperan sebagai implementor dan accelerator, dan Pemuda Karang Taruna Desa
Glawan sebagai subjects serta berperan sebagai implementor dan accelerator.
Kata Kunci: Pemetaan Stakeholders, Pengembangan Desa Wisata, Ecotourism
Berkelanjutan
03 Administrasi Publik 2025