DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun dan Riwayat Infeksi Terhadap Kejadian Rhinitis Alergi
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Faiza, Agyta Hanifa
Santosa, Yanuar Iman
Subject
Medicine 
Datestamp
2025-02-17 05:47:15 
Abstract :
Latar Belakang: Selama satu abad terakhir, terjadi peningkatan signifikan dalam kejadian penyakit alergi, termasuk rhinitis alergi. Peningkatan ini dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup. Peningkatan ini diiringi dengan penurunan prevalensi penyakit infeksi akibat bakteri dan virus. Hal ini sejalan dengan hipotesis higenitas yang dikemukakan oleh Strachan tahun 1989. Tujuan: Menganalisis pengaruh kebiasaan cuci tangan pakai sabun dan riwayat infeksi terhadap kejadian rhinitis alergi. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional (belah lintang). Pengambilan data dilakukan dalam satu waktu dengan sampel mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang diperoleh dilakukan analisa dengan uji regresi logistik. Hasil: Sebanyak 49 mahasiswa (24,9%) terindikasi memiliki rhinitis alergi. Hasil uji chi square menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara kebiasaan cuci tangan pakai sabun terhadap rhinitis alergi (p > 0,05), riwayat infeksi saluran pernapasan akut bagian atas berhubungan signifikan terhadap rhinitis alergi (p < 0.05), dan tidak adanya hubungan signifikan antara riwayat diare dan rhinitis alergi (p > 0.05). Hasil uji chi square tersebut tidak dapat dilanjutkan ke uji regresi logistik. Kesimpulan: Ada hubungan signifikan antara riwayat infeksi saluran pernapasan akut bagian atas. Sedangkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun dan riwayat diare tidak berhubungan signifikan dengan rhinitis alergi. Kata kunci : rhinitis alergi, higenitas, infeksi 
Institution Info

Universitas Diponegoro