Abstract :
Perpustakaan sebagai lembaga informasi memiliki peran dalam memberikan layanan informasi yang sama dan setara kepada semua masyarakat, tak terkecuali difabel. Namun, permasalahannya masih banyak perpustakaan yang belum bisa memberikan akses informasi yang ideal kepada pengguna difabel netra. Perpustakaan Daerah Kendal salah satu perpustakaan umum yang memiliki komitmen melayani dan memberikan aksesibiltas informasi kepada pengguna difabel netra. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman kemudahan akses informasi yang diperoleh pengguna difabel di Perpustakaan Daerah Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan Daerah Kendal sudah menyediakan informasi atau format media yang aksesibel kepada pengguna difabel netra yaitu buku braille, buku audio, buku digital (iKendal), dan komputer JAWS. Layanan dan komunikasi yang diberikan oleh pustakawan juga sepenuhnya membantu pengguna difabel netra dalam hal akses informasi. Namun, diketahui mereka masih belum bisa memaksimalkan ketersediaan sumber daya di Perpustakaan Daerah Kendal secara maksimal. Berdasarkan hasil penelitian, pengetahuan koleksi dan cara akses informasi pengguna difabel netra masih rendah. Maka dari itu, Perpustakaan Daerah Kendal perlu mengadakan sosialisasi dan pendidikan pemakai kepada pengguna difabel netra, agar koleksi di perpustakaan dapat diberdayakan maksimal.