Abstract :
Penghimpunan zakat di Indonesia setiap tahunnya terus meningkat. Data
yang ditemukan dari Statistik Zakat Nasional bahwa pengumpulan ZIS secara
non-tunai yaitu sekitar 94,3 persen. Namun pada faktanya bahwa data pada
Provinsi Jawa Barat pembayaran zakat secara digital masih rendah sebesar 6,0
persen, hal ini tidak sejalan dengan daerah Jawa Barat yang memiliki jumlah
masyarakat muslim terbanyak serta potensi zakat yang tinggi, di mana
penggunaan internet di Indonesia juga terus meningkat serta lembaga zakat juga
telah melakukan upaya digitalisasi pembayaran zakat.
Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh performance expectancy,
effort expectancy, social influence, facilitating condition, dan literasi zakat
terhadap keputusan membayar zakat menggunakan platform digital yaitu website
baznas. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan
penyebaran kuesioner menggunakan google form kepada 220 responden muslim
milenial di Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan analisis
regresi logistik biner, serta software yang digunakan berupa SPSS ver 25.
Hasil penelitian menunjukkan variabel performance expectancy, effort
expectancy, social influence, facilitating condition, dan literasi zakat memiliki
pengaruh simultan terhadap keputusan membayar zakat melalui website baznas.
Secara parsial, variabel performance expectancy, effort expectancy, dan
facilitating condition berpengaruh positif signifikan, sedangkan variabel social
influence dan literasi zakat tidak berpengaruh signifikan.