Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menginvestigasi permintaan pangan rumah tangga Indonesia dengan menggunakan pendekatan model Almost Ideal Demand System. Studi ini menggunakan data dari Survei Sosial dan Ekonomi Nasional 2020 (Susenas 2020). Studi ini mengklasifikasikan komoditas pangan ke
dalam sepuluh kategori, yaitu (1) Beras, (2) Makanan Pokok Non-Beras, (3) Ikan,
(4) Daging, (5) Susu dan Telur, (6) Sayur-Mayur & Buah-Buahan, (7) Makanan
& Minuman Siap Saji, (8) Alkohol & Produk Tembakau, (9) Bumbu-Bumbuan,
dan (10) Makanan Lainnya. Penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar kelompok pangan adalah Barang Kebutuhan, kecuali Susu dan Telur, Makanan Siap
Saji, dan Alkohol & Tembakau yang diklasifikasikan sebagai Barang Mewah. Selain itu, Beras adalah yang paling tidak elastis terhadap perubahan harga (0,907)
sedangkan Alkohol & Tembakau adalah yang paling elastis (1,032). Penelitian
ini juga menegaskan bahwa elastisitas harga yang dikompensasi kurang elastis
dibandingkan dengan elastisitas yang tidak dikompensasi. Temuan-temuan ini
konsisten dengan penelitian sebelumnya (Deaton, 1990; Jensen dan Manrique,
1998; Moeis, 2003; Pangaribowo dan Tsegai, 2011; Suharno, 2002; Teklu dan
Johnson, 1986).