Abstract :
Layanan Tunggu atau yang biasa disebut LAGU adalah sebuah inovasi pelayanan
publik yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, keterbukaan informasi, dan
mengelola antrian waktu tunggu. Inovasi menjadi salah satu pendorong utama
dalam upaya peningkatan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik. Seiring dengan
perkembangan teknologi, aplikasi layanan tunggu muncul sebagai solusi inovatif
untuk mengatasi permasalahan terkait antrian dan waktu tunggu yang panjang di
berbagai sektor pelayanan publik khususnya pengurusan KTP Hilang dan Rusak.
Inovasi dalam aplikasi layanan tunggu diperlukan untuk mengoptimalkan
pengelolaan sumber daya, mempercepat proses layanan, dan meningkatkan
pengalaman pengguna. Penelitian ini mengidentifikasi atribut inovasi yang
memegang peranan penting dalam penerimaan aplikasi, seperti Keuntungan Relatif,
Kesesuaian, Kerumitan, Ketercobaan, Keterlihatan. Namun, pada realitanya
aplikasi LAGU menunjukkan bahwa meskipun fitur-fitur tersebut dirancang untuk
meningkatkan efisiensi, faktor-faktor eksternal seperti kesiapan SDM dan
dukungan teknis menjadi tantangan yang perlu diatasi. Tujuan penelitian ini yaitu
untuk menganalisis peran atribut inovasi dalam implementasi aplikasi LAGU, dan
faktor penghambat dalam penerapan aplikasi LAGU. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara
dan studi pustaka. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa atribut inovasi seperti
Keuntungan Relatif telah berjalan cukup baik, namun masih terdapat beberapa
dimensi yang belum maksimal.
Kata Kunci: Inovasi, Atribut Inovasi, LAGU, Keuntungan Relatif
8_Administrasi Publik_2025