Abstract :
Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan media sosial Instagram sebagai sarana
komunikasi yang dimanfaatkan oleh para calon Presiden pada Pemilihan Presiden tahun
2024 untuk berkampanye dan berinteraksi dengan masyarakat atau para followers dengan
cara membangun citra dan political branding positif. Anies Baswedan, Prabowo
Subianto, dan Ganjar Pranowo memanfaatkan Instagram untuk membagikan foto dan
video terkait segala kegiatan, informasi, hingga visi dan misi selama masa kampanye pada
Pilpres 2024 dengan cara dan pola nya masing-masing. Metode penelitian yang
digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi digital, yaitu
pengumpulan data melalui analisis konten postingan Instagram selama masa kampanye
dari tanggal 23 November 2023 hingga tanggal 10 Februari 2024. Berdasarkan penelitian
yang dilakukan, didapatkan temuan, yaitu calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan,
menggunakan branding religius dan intelektual untuk membangun citra politik nya di
Instagram, serta terbilang aktif dan interaktif dalam melakukan interaksi dengan para
followers nya. Di sisi lain, calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menggunakan
branding nasionalis dan branding elitis yang dibuktikan dengan banyaknya unggahan
yang menunjukkan kedekatannya dengan para petinggi politik, baik di Indonesia, maupun
dari berbagai negara tetangga, namun dari segi komunikasi dan interaksi, Prabowo sama
sekali tidak pernah terlihat berinteraksi dengan para followers secara langsung, dan yang
terakhir, calon presiden dengan nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menggunakan branding
merakyat sebagai penguat citra yang melekat pada dirinya yang digadang-gadang sebagai
?Presiden Rakyat? atau ?Presiden Wong Cilik?, namun dalam segi interaksi dan
komunikasi dengan followers-nya di Instagram, Ganjar termasuk dalam kategori capres
yang tidak terlalu interaktif, karena hanya terlihat berinteraksi dengan para pendukung
yang berasal dari kalangan selebriti.
Kata Kunci: Instagram, Pemilihan Presiden 2024, Political Branding, Komunikasi
Politik
05 Pemerintahan 2025