DETAIL DOCUMENT
MENYUSURI SINKRETISME DALAM MEDIA PENGUBURAN (KAJIAN SIMBOLIK PENGGUNAAN TERBELO PADA MASYARAKAT DESA KARANGASEM KECAMATAN TANON SRAGEN)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Nurrahma, Salsabila
Suyanto, Suyanto
Khumairoh, Izmy
Subject
Humanities 
Datestamp
2025-02-27 11:18:01 
Abstract :
Kematian menjadi fase dalam siklus hidup manusia yang tak luput dari sentuhan tradisi masyarakat Indonesia. Salah satu wujud kebudayaan dalam tradisi kematian adalah media penguburan yang digunakan seperti terbelo yaitu peti mati tradisional masyarakat Karangasem, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Latar belakang budaya lokal terbentuk melalui berbagai kontak dengan unsur-unsur luar melahirkan sebuah sinkretisme atau peleburan, sehingga tujuan dari tulisan ini adalah menjelaskan sinkretisme yang terjadi pada penggunaan terbelo dan unsur-unsur yang tersinkretisme. Teori interpretasi simbolik digunakan sebagai landasan analisis interpretasi makna dari simbol-simbol yang ada pada terbelo sebagai jembatan untuk menjelaskan unsur-unsur apa saja yang melebur. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan etnografi untuk memberikan gambaran kehidupan masyarakat Karangasem dan sudut pandang mereka mengenai penggunaan terbelo. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data-data yang menunjang penelitian ini adalah observasi partisipan dan wawancara mendalam serta dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian serta penarikan kesimpulan. Hasilnya, ditemukan bahwa unsur agama Hindu-Budha dan Islam termuat dalam penggunaan terbelo serta didukung dengan prinsip budaya Jawa sehingga menghasilkan jenis terbelo baru yaitu terbelo kurung. Terbelo kurung ini merupakan bentuk sinkretisme yang dilakukan masyarakat Karangasem. Tidak hanya sebagai media penguburan, terbelo memiliki nilai materialis yang menjadikan terbelo digunakan sebagai media pertunjukkan status sosial bagi individu dalam masyarakat penggunanya. 
Institution Info

Universitas Diponegoro