Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak positif dari
workplace sprituality terhadap keterlibatan karyawan, dengan mempertimbangkan
kecerdasan emosional sebagai mediator. Pendekatan deskriptif kuantitatif
digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner
menggunakan Google Form dan melalui sesi wawancara. Metode sampling yang
digunakan adalah sensus, mencakup seluruh populasi 50 guru (ASN dan PPPK) di
SMA Negeri 2 Pemalang, Jawa Tengah. Pengujian hipotesis dalam penelitian
menggunakan Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square
(PLS) edisi 3 Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa workplace spirituality
dan kecerdasan emosional berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap
keterlibatan pegawai. Peran kecerdasan emosional juga ditemukan sebagai variabel
mediator dalam hubungan antara workplace spirituality dan keterlibatan pegawai.
Dengan demikian, kecerdasan emosional berfungsi sebagai perantara antara praktik
workplace sprituality dan keterlibatan pegawai untuk terus memberikan kontribusi
maksimalnya kepada sekolah.