Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari tata kelola
perusahaan dan manajemen modal kerja terhadap profitabilitas perusahaan di
Indonesia. Praktik tata kelola perusahaan dan manajemen modal kerja yang baik
merupakan elemen yang penting untuk mencapai kinerja atau profitabilitas
perusahaan yang lebih baik. Pada penelitian ini, tata kelola perusahaan diproksi
dengan ukuran dewan direksi, komisaris independen, dan frekuensi rapat dewan
direksi. Manajemen modal kerja diproksi dengan siklus konversi kas. Profitabilitas
perusahaan diproksi dengan return on assets (ROA). Penelitian ini juga
menggunakan leverage dan pertumbuhan penjualan sebagai variabel kontrol.
Pada penelitian ini, populasi yang digunakan adalah perusahaan manufaktur
sektor basic material, consumer cyclicals, consumer non-cyclicals, dan industrials
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2018 hinggga 2022. Metode
yang digunakan untuk menentukan sampel penelitian adalah metode purposive
sampling, sehingga diperoleh 84 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi data panel yang diolah ke dalam
aplikasi SPSS versi 25.
Hasil analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran dewan direksi
berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, komisaris independen
berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, frekuensi rapat dewan direksi
memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ROA, dan siklus konversi
kas memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA.