Abstract :
Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak mobilitas sektoral tenaga
kerja agrikultur terhadap kesejahteraan yang diukur dengan pengeluaran per kapita.
Terdapat tiga jenis mobilitas yang akan diuji, yaitu mobilitas tenaga kerja agrikultur
ke sektor non-agrikultur secara umum, baik ke sektor jasa ataupun ke sektor
industri; mobilitas tenaga kerja agrikultur ke sektor jasa; dan mobilitas tenaga kerja
agrikultur ke sektor industri. Penelitian ini menggunakan data Indonesia Family
Life Survey (IFLS) Gelombang 4 dan Gelombang 5 serta metode fixed-effects. Hasil
menunjukkan bahwa perubahan status sektor pekerjaan dari sebagai pekerja di
sektor agrikultur menjadi pekerja sektor non-agrikultur secara umum berdampak
signifikan terhadap peningkatan pengeluaran per kapita sebesar 8,6%. Kemudian,
mobilitas individu agrikultur ke sektor jasa berdampak positif signifikan terhadap
pengeluaran per kapita sebesar 15,1%. Sebaliknya, perubahan status tenaga kerja
dari sektor agrikultur ke sektor industri berdampak terhadap penurunan pengeluaran
per kapita sebesar 1,6%. Meskipun begitu, hasil ini tidak signifikan