Abstract :
ABSTRAK
Air limbah dari tambak pembesaran udang berasal dari aktivitas budidaya yang menghasilkan debit sebesar 6,077 m³/hari. Namun, fasilitas pengolahan air limbah yang memadai belum tersedia. Sesuai dengan peraturan yang berlaku, setiap usaha yang menghasilkan air limbah wajib mengelola limbahnya agar memenuhi regulasi dan menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan sistem pengolahan air limbah yang sesuai untuk Tambak Pembesaran Udang STP Universitas Diponegoro. Perencanaan ini diawali dengan analisis kuantitas dan
kualitas air limbah yang dihasilkan guna menentukan alternatif pengolahan yang optimal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas air limbah mencakup BOD sebesar 15,08 mg/l, COD 1.120 mg/l, TSS 310 mg/l, Sulfida 0,343 mg/l, Amonia 0,435 mg/l, pH 7,00, suhu 28°C, Minyak dan Lemak 103 mg/l, serta Klor Bebas
13.926,69 mg/l. Jika dibandingkan dengan baku mutu kualitas air limbah, parameter COD, TSS, Minyak dan Lemak, serta Klor Bebas melebihi ambang batas yang ditetapkan. Untuk mengatasi hal tersebut, sistem pengolahan air limbah dirancang dengan unit-unit yang mampu menurunkan kandungan pencemar tersebut. Unit-unit yang digunakan meliputi Bak Grease Trap, Bak Prasedimentasi,
Bak Oksidasi Ozon, Bak Aerasi, Bak Sedimentasi Akhir, Bak Pengumpul, dan Bak Sludge Drying Bed.
Kata kunci: air limbah, tambak pembesaran udang, STP Universitas Diponegoro, prasedimentasi, grease trap, oksidasi ozon, aerasi, sedimentasi akhir, bak pengumpul, sludge drying bed.