Abstract :
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting permukiman di Kelurahan Jamus, Kecamatan Mranggen, serta merencanakan pemasangan noise barrier pada jalur kereta api guna mereduksi tingkat kebisingan di area permukiman tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk merancang kebutuhan biaya
dalam perencanaan noise barrier. Metode yang digunakan adalah deskriptif, dengan tahapan pengumpulan data, analisis kebisingan, dan perancangan noise barrier berdasarkan nilai Transmission Loss (TL) dan Noise Reduction (NR). Pengukuran kebisingan dilakukan pada empat titik, dengan variasi jarak 2,5 m, 5 m, 10 m, dan
15 m dari jalur kereta api. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan tertinggi terjadi pada jarak 2,5 m sebesar 92,7 dB dan mengalami penurunan hingga 81,5 dB pada jarak 15 m. Perbedaan tingkat kebisingan signifikan terlihat pada jarak lebih dari 10 m dari rel. Untuk mengurangi kebisingan, dirancang noise barrier
berbahan aluminium dengan Insertion Loss (IL) sebesar 14,6 dB. Noise barrier memiliki tinggi 4 m, ketebalan 0,2 m, dan dipasang pada jarak 2 m dari rel kereta api. Perancangan ini mempertimbangkan efektivitas material dalam menyerap dan
meredam suara guna meningkatkan kenyamanan warga di sekitar jalur kereta api. Dengan penerapan noise barrier ini, diharapkan tingkat kebisingan di kawasan permukiman dapat dikurangi hingga memenuhi standar yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 48 Tahun 1996.
Kata kunci: Noise barrier, kebisingan, Transmission Loss, Noise Reduction, Aluminium.