Institusion
Universitas Diponegoro
Author
PUTRI, NABILA RAHMA ARIFIA
Badriyah, Siti Malikhatun
Priyono, Ery Agus
Subject
Law
Datestamp
2025-02-26 03:22:20
Abstract :
Asas itikad baik berperan penting dalam Pelaksanaan Perjanjian Jual Beli, sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 ayat (3) KUH Perdata tetapi tidak semua AJB memenuhi asas ini, seperti dalam kasus jual beli tanah AJB No. 29/2018 yang berujung sengketa (Putusan PN Sukoharjo No. 80/Pdt.G/2018). Penelitian ini mengkaji penerapan asas itikad baik pada pelaksanaan perjanjian dan akibat hukumnya jika dilanggar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran asas ini dapat menyebabkan kerugian dan batalnya perjanjian. Dengan metode yuridis normatif, penelitian menganalisis putusan pengadilan putusan pengadilan, AJB, dan dokumen perjanjian terkait. Pembeli disarankan memeriksa status tanah melalui Notaris/PPAT atau BPN, sementara penjual harus bersikap jujur dan tidak menyembunyikan adanya cacat hukum pada obyek. Notaris hendaknya membuat SOP saat proses jual beli dan pemerintah membuat pengawasan atas pelaksanaan perjanjian jual beli tanah serta menegakkan sanksi mencegah sengketa serupa di masa mendatang.
Kata kunci: Asas itikad baik, Perjanjian, Jual beli tanah dan bangunan.