Institusion
Universitas Diponegoro
Author
CHRISYANINDA, BETARI ALDENA
Dewi, I Gusti Ayu Gangga Santi
Ardani, Mira Novana
Subject
Law
Datestamp
2025-02-26 04:06:19
Abstract :
Persediaan tanah yang terbatas membuat pemerintah harus melaksanakan pengadaan tanah apabila hendak melakukan pembangunan infrastruktur. Salah satunya adalah dalam pembangunan jalan tol Batang-Semarang yang lokasi pembangunannya mengenai tanah dan bangunan SMP Negeri 16 Semarang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pengadaan tanah pengganti sebagai bentuk ganti kerugian bagi SMP Negeri 16 Semarang serta mengetahui faktor penghambat pengadaan tanah pengganti bagi SMP Negeri 16 Semarang dan upaya penyelesaiannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan non doktrinal berupa pendekatan yuridis empiris. Data yang diperlukan diperoleh melalui wawancara, studi pustaka, dan studi dokumen, untuk kemudian dianalisis secara kualitatif dan dijelaskan menggunakan model deskriptif analitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan tanah pengganti dilakukan oleh Kementerian PUPR melalui PPK menggunakan metode jual beli. Lokasi tanah pengganti ditetapkan berdasarkan usulan lokasi dari Pemerintah Kota Semarang setelah dilakukan kajian oleh tim ahli. Hambatan yang terjadi meliputi masalah
waktu pengkajian, kesulitan pencarian tanah, dan permintaan pihak yang berhak yang melebihi nilai appraisal, ketiganya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat.
Kata kunci: ganti kerugian, pengadaan tanah, tanah pengganti