Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan bukti
mengenai pengaruh work-family conflict dan stres kerja terhadap kinerja pegawai,
dengan work-life balance sebagai variabel mediasi. Populasi yang diteliti adalah
Aparatur Sipil Negara perempuan yang sudah menikah dan mempunyai anak di
enam organisasi Pemerintah Daerah Jawa Tengah. Sampel diperoleh dengan
menggunakan metode sensus, dengan jumlah sampel sebanyak 130 orang. Data
diolah dan dianalisis menggunakan persamaan struktural (SEM) pada perangkat
lunak AMOS 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-family conflict dan
stres kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap kinerja pegawai,
sementara work-family conflict dan stres kerja memiliki pengaruh negatif yang
signifikan terhadap work-life balance, sedangkan work-life balance berpengaruh
positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai.