Abstract :
Zakat merupakan salah satu instrumen keuangan islam yang berpotensi
untuk mengurangi angka kemiskinan serta memperkecil kesenjangan. Indonesia
memiliki potensi untuk mengumpulkan dana zakat sebesar 327 triliun rupiah pertahun. Akan tetapi, realisasi pengumpulan dana zakat di Indonesia hanya berkisar
antara 2,4% hingga 9,7% dari potensi yang ada. Fenomena ini terjadi karena
teknologi platfrom crowdfunding sosial belum dimanfaatkan secara luas dan
maksimal dalam pengumpulan dana zakat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh performace
expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating condition, Literasi
Zakat, dan religiositas terhadap niat penggunaan platform crowdfunding sosial
untuk menyalurkan zakat. Penelitian ini menggunakan data sampel 188 muzakki
yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Data dikumpulkan dengan
mendistribusikan kuesioner secara online. Data penelitian kemudian diolah
menggunakan alat statistik Structural Equation Model Partial Least Square
(SEM-PLS) serta melalui uji outer model dan uji inner model.
Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa variabel performace
expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating condition, literasi
zakat, dan religiositas memilki pengaruh posiif dan signifikan terhadap niat
penggunaan platform crowdfunding sosial untuk menyalurkan zakat. Penelitian ini
memberikan perspektif baru mengenai kajian kuantitatif tentang zakat digital serta
perilaku para muzakki, khususnya di Indonesia