Abstract :
Fenomena Corporate Social Responsibility (CSR) semakin penting dalam
bisnis modern sebagai alat untuk meningkatkan reputasi dan sebagai respons
tanggapan masyarakat yang menginginkan kontribusi sosial dan lingkungan.
Menggunakan tipologi strategi Miles dan Snow, riset ini bertujuan untuk
mengeksplorasi hubungan strategi bisnis prospector, analyzer, dan defender
terhadap kinerja CSR.
Riset ini melibatkan metode kuantitatif analisis regresi data panel. Variabel
dependen dalam riset ini adalah skor ESG sebagai proksi kinerja CSR, dengan
variabel independen, yaitu tipe strategi bisnis. Populasi penelitian terdiri dari
perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019
hingga 2022, dengan sampel sebanyak 80 perusahaan. Alat pengujian yang
digunakan dalam riset ini adalah software STATA 17.0.
Hasil riset menunjukkan bahwa prospector, analyzer berpengaruh positif
terhadap kinerja CSR, sedangkan defender memiliki korelasi negatif signifikan
terhadap kinerja CSR. Selain itu, kinerja CSR dengan menggunakan prospector
lebih baik daripada analyzer dan defender. Secara bersama-sama, hasil riset
menunjukkan bahwa strategi bisnis merupakan penentu penting kinerja CSR, serta
menguatkan argumen bahwa prospector mengambil keuntungan dari CSR, karena
dapat meningkatkan reputasi, serta lebih toleran terhadap ketidakpastian, dan risiko
CSR.