Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh
karakteristik dewan komisaris (ukuran, komisaris independen, dan keberadaan
wanita), serta Covid-19 terhadap pengungkapan environmental, social, dan
governance (ESG). Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah ukuran
dewan komisaris, keberadaan komisaris independen, keberadaan wanita dalam
dewan komisaris, serta Covid-19 sebagai variabel independen dan pengungkapan
ESG sebagai variabel dependen.
Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan keuangan yang tergabung
dalam BEI pada tahun 2017-2022 dengan total sampel sebanyak 190 setelah
menerapkan purposive sampling dengan kriteria yang sudah ditetapkan. Penelitian
ini menggunakan metode analisis seperti analisis regresi linier berganda, uji statistik
T, uji statistik F, dan paired sample T-Test.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ukuran dewan komisaris dan
keberadaan wanita dalam dewan komisaris berpengaruh secara positif, tetapi tidak
signifikan terhadap pengungkapan ESG. Sedangkan, komisaris independen
berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pengungkapan ESG. Terakhir,
Covid-19 berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pengungkapan ESG