DETAIL DOCUMENT
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUNGKIL SAWIT PADA RANSUM MENGGUNAKAN SUMBER PROTEIN MIKROPARTIKEL TERHADAP PERLEMAKAN DAGING DAN BOBOT KARKAS AYAM BROILER
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Amanusa, Agritio
Krismiyanto, Lilik
Ismadi, Vitus Dwi Y. B
Subject
Animal and Agricultural Sciences 
Datestamp
2025-02-28 02:00:01 
Abstract :
Penelitian bertujuan untuk mengkaji penambahan ekstrak bungkil sawit pada ransum yang menggunakan protein mikropartikel terhadap kecernaan lemak, lemak abdominal, massa lemak daging dan bobot karkas ayam broiler. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 4 Juni - 9 Juli 2021 di kandang Unggas, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang. Ternak percobaan yang digunakan adalah ayam broiler strain CP 707 unsexed umur 8 hari sebanyak 200 ekor dengan bobot badan rata-rata 153,98 ± 4,41 g. Bahan perlakuan menggunakan ekstrak bungkil sawit (EBS). Bahan pakan sumber protein mikropartikel yang digunakan adalah bungkil kedelai dan tepung ikan. Ransum disusun menggunakan kadar energi metabolis (EM) sebesar 3.000,86 kkal/kg dan protein kasar sebesar 18,31%. Penelitian didesain menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan (masing-masing unit percobaan diisi 10 ekor). Perlakuan yang diterapkan meliputi T0: ransum kontrol dengan protein mikropartikel, T1: T0 + EBS 0,2%, T2: T0 + EBS 0,4%, T3: T0 + EBS 0,6%, dan T4: T0 + EBS 0,8%. Parameter yang diukur meliputi kecernaan lemak, lemak abdominal, massa lemak daging dan bobot karkas ayam broiler. Data dianalisis ragam pada taraf siginifikasi %, jika berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf signifikasi 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EBS pada ransum menggunakan sumber protein mikropartikel berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kecernaan lemak, lemak abdominal, massa lemak daging dan bobot karkas ayam broiler. Penambahan EBS 0,4 (T2), 0,6 (T3) dan 0,8 (T4) pada ransum menggunakan sumber protein mikropartikel terhadap kecernaan lemak, massa lemak daging dan bobot relatif lemak abdominal nyata lebih rendah (p<0,05) dibandingkan perlakuan T1 dan T0. Bobot karkas pada perlakuan T4 nyata lebih tinggi (p<0,05) dibandingkan perlakuan lainnya. Simpulan adalah penambahan ekstrak bungkil sawit pada level 0,8% pada ransum menggunakan sumber protein mikropartikel dapat menurunkan kecernaan lemak, lemak abdominal, massa lemak daging dan meningkatkan bobot karkas ayam broiler. 
Institution Info

Universitas Diponegoro