Abstract :
"Pengambilan keputusan lokasi usaha merupakan aspek krusial dalam perencanaan ekspansi bisnis, yang membutuhkan metode analisis yang tepat untuk menilai berbagai alternatif berdasarkan kriteria multi-atribut. Penelitian ini membandingkan dua metode berbasis fuzzy, yaitu Fuzzy Analytic Hierarchy Process- Fuzzy Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (FAHP-FTOPSIS) dan Best Worst Method- Fuzzy Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (BWM-FTOPSIS), dalam menentukan lokasi terbaik untuk ekspansi usaha. FAHP-FTOPSIS unggul dalam menangkap ketidakpastian pada penilaian kriteria melalui bobot fuzzy, sementara BWM-FTOPSIS dikenal lebih efektif dalam menyelesaikan masalah dengan jumlah data yang lebih minimal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua metode secara konsisten menempatkan Alternatif 4 (A4) sebagai lokasi terbaik, dengan nilai Closeness Coefficient (CCi) tertinggi masing-masing sebesar 0,818 untuk FAHP-FTOPSIS dan 0,880 untuk BWM-FTOPSIS. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa BWM-FTOPSIS memiliki keunggulan dalam konsistensi dan ketahanan terhadap perubahan parameter, sedangkan FAHP-FTOPSIS lebih sensitif terhadap fluktuasi. Berdasarkan hasil ini, Alternatif 4 direkomendasikan sebagai lokasi ekspansi usaha yang optimal, sementara BWM-FTOPSIS dianggap sebagai metode yang lebih reliable dalam pengambilan keputusan yang memerlukan stabilitas tinggi.
Kata kunci: Fuzzy AHP, BWM, Fuzzy TOPSIS, Triangular Fuzzy Number"