Abstract :
Studi ini menyelidiki bagaimana herding, loss aversion, dan availability
mempengaruhi pengambilan keputusan investasi investor gen Z, dengan Fear of
Missing Out (FoMO) sebagai mediator. Generasi Z sering mengandalkan media
sosial sebagai sumber panduan dalam mengambil keputusan investasi. Namun,
ketika informasi tersebut tidak diproses dengan baik, dapat menyebabkan bias atau
kesalahan yang mengarah pada pengambilan keputusan investasi yang tidak
rasional. Penelitian dilakukan pada kelompok studi pasar modal di Semarang
dengan menggunakan teknik purposive sampling dan berhasil menghimpun 251
responden melalui kuesioner Google Form. Analisis data menggunakan Smart PLS
4.0 menunjukkan hasil bahwa herding tidak berpengaruh signifikan terhadap
FoMO maupun pengambilan keputusan investasi investor gen Z. Namun, loss
aversion dan availability berpengaruh positif signifikan terhadap pengambilan
keputusan investasi maupun FoMO investor gen Z. FoMO tidak berperan sebagai
mediator antara herding dan pengambilan keputusan investasi, tetapi FoMO
memediasi pengaruh loss aversion dan availability terhadap pengambilan
keputusan investasi investor gen Z.