Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh kepemilikan institusional
dan board capital terhadap kualitas pengungkapan dalam pelaporan keberlanjutan
pada perusahaan perbankan. Variabel dependen pada penelitian ini adalah kualitas
pengungkapan dalam pelaporan keberlanjutan, sedangkan variabel independen
pada penelitian ini yaitu kepemilikan institusional dan board capital yang terdiri
atas pelatihan dewan komisaris terkait keberlanjutan dan pengalaman dewan
komisaris terkait keberlanjutan.
Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keberlanjutan dan
laporan keuangan. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 205 perusahaan melalui
metode purposive sampling berupa perusahaan perbankan yang terdaftar secara
berturut-turut di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018-2022. Penelitian ini juga
menggunakan metode analisis regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional dan board
capital yang terdiri atas pelatihan dewan komisaris dan pengalaman dewan
komisaris terkait keberlanjutan pada perbankan berpengaruh terhadap kualitas
pengungkapan keberlanjutan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perusahaan
perbankan sudah mengungkapkan praktik pelaporan keberlanjutannya dengan baik.