DETAIL DOCUMENT
SOCIAL COMPARISON, MATERIALISME, DAN FOMO SEBAGAI PENGARUH NIAT BELI KONSUMEN YANG DIDUKUNG OLEH CELEBRITY INFLUENCER (Studi pada produk Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45 PA+++)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
ZULKAMAL, Nabilla Dwiputri
Subject
Economics and Business 
Datestamp
2025-03-04 07:50:53 
Abstract :
Penelitian ini membahas dampak imitasi celebrity influencer. Celebrity influencer, yang menjadi objek utama perbandingan di media sosial, mendorong individu untuk meniru perilaku dan gaya hidup mereka. Perbandingan sosial sering kali berkaitan dengan aspek harta benda, yang mengarah pada materialisme sebagai pusat kehidupan atau sumber kepuasan dan fenomena "kehilangan" atau FOMO (Fear of Missing Out) juga ikut muncul, di mana kekhawatiran tentang ketidakterlibatan dalam pengalaman atau tidak memperoleh produk yang dipuji oleh orang lain memicu kecemasan, yang pada gilirannya memengaruhi perilaku pembelian. FOMO pada produk yang didukung celebrity influencer memperkuat keinginan untuk membeli barang tersebut karena dipandang sebagai tren dan direkomendasikan oleh tokoh yang diidolakan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana imitasi celebrity influencer dapat memengaruhi pola pikir, perasaan, dan tindakan individu dalam era media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner secara daring yang terdiri dari 31 item pertanyaan. Populasi di dalam penelitian ini merupakan pengguna media sosial instagram yang mengetahui Merek Azarine, produk Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45 PA+++, dan celebrity influencer Prilly Latuconsina, Angga Yunanda, dan Syifa Hadju. Analisis data dilakukan menggunakan software SmartPLS versi 4.0 dan metode Structural Equation Modeling (SEM). Hasil analisis menunjukan bahwa faktor social comparison dan FOMO yang didukung oleh imitasi celebrity influencer berpengaruh kepada niat beli konsumen. Sedangkan materialisme yang didukung imitasi celebrity influencer memiliki pengaruh positif tetapi tidak signifikan kepada niat beli. 
Institution Info

Universitas Diponegoro