Abstract :
Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan gangguan akibat tekanan pada nervus medianus yang menyebabkan nyeri, kesemutan, dan mati rasa pada tangan. Penyakit ini banyak dialami oleh pekerja yang sering menggunakan komputer dalam durasi panjang dengan postur yang tidak ergonomis dan gerakan yang berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara gerakan berulang dan postur kerja terhadap gejala CTS pada pekerja pengguna komputer di Instansi X. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai bagian sekretariat di Instansi X yang menggunakan komputer dalam pekerjaannya. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Kamath and Stothard Questionnaire, lembar observasi postur kerja, serta pemeriksaan fisik Phalen?s Test dan Tinel?s Test. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara gerakan berulang dengan gejala CTS (p=0,000) serta hubungan signifikan antara postur kerja dengan gejala CTS (p=0,009).
Kata Kunci: Carpal Tunnel Syndrome, gerakan berulang, postur kerja, pengguna komputer