Abstract :
Pertumbuhan penduduk pada 6 provinsi di Jawa terus meningkat. Seiring
dengan bertambahnya jumlah penduduk, jumlah tenaga kerja juga bertambah. Jika
jumlah pekerjaan yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah tenaga kerja, hal ini
dapat menimbulkan masalah ketenagakerjaan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk
mengetahui pengaruh lima faktor yang secara teori berdampak terhadap permintaan
tenaga kerja, yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Penanaman Modal
Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Upah Minimum
Provinsi (UMP), dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data
sekunder dari enam provinsi di Jawa periode 2013-2022 yang diperoleh dari Badan
Pusat Statistik. Analisis data menggunakan data panel dengan model regresi fixed
effect. Teknik analisis data yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS)
dengan software Eviews 12.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial PDRB, PMDN, UMP
dan IPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja pada
6 provinsi di Jawa, sedangkan secara parsial PMA berpengaruh tidak signifikan
terhadap penyerapan tenaga kerja pada 6 provinsi di Jawa. Secara simultan PDRB,
PMA, PMDN, UMP dan IPM berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga
kerja pada 6 provinsi di Jawa.