DETAIL DOCUMENT
Perbedaan Daya Ledak Otot Tungkai Atlet Sepak Bola dan Atlet Renang
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Muttaqin, Graciela Pramudiana
Marijo, Marijo
Supatmo, Yuswo
Purwoko, Yosef
Subject
Medicine 
Datestamp
2025-03-07 02:41:04 
Abstract :
Latar belakang: Daya ledak otot merupakan gabungan dari kekuatan dan kecepatan otot dalam berkontraksi secara maksimal. Daya ledak otot tungkai diperlukan dalam olahraga seperti melompat, berlari cepat, dan menendang pada olahraga sepak bola, serta luncuran start yang dilakukan dengan tolakan kaki dan gerak tungkai pada olahraga renang. Tujuan: Menilai perbedaan daya ledak otot tungkai atlet sepak bola dan atlet renang Metode: Penelitian ini adalah penelitian cross sectional. Subjek penelitian adalah 12 atlet sepak bola laki-laki dan 7 atlet renang laki-laki berusia 16-19 tahun. Karakteristik subjek penelitian berupa usia, berat badan, tinggi badan, indeks massa tubuh, dan lama latihan. Nilai daya ledak otot tungkai diperoleh dengan melakukan uji vertical jump. Data yang didapatkan diolah menggunakan uji Saphiro-Wilk dan uji t-tak berpasangan. Hasil: Terdapat perbedaan tidak bermakna nilai daya ledak otot tungkai atlet sepak bola dan atlet renang (p=0,810) dengan nilai rerata daya ledak otot tungkai atlet renang lebih tinggi dibandingkan atlet sepak bola. Perbedaan ini terjadi karena lama latihan atlet renang lebih lama dibandingkan atlet sepak bola. Kesimpulan: Nilai daya ledak otot tungkai atlet renang lebih tinggi dibandingkan atlet sepak bola. Kata Kunci: Daya ledak otot, sepak bola, renang 
Institution Info

Universitas Diponegoro