DETAIL DOCUMENT
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MINOR INJURY PADA PEKERJA INDUSTRI MEBEL X
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
SABRINA, ZHAFIRA FARAH
Subject
Public Health 
Datestamp
2025-03-06 03:06:11 
Abstract :
Minor injury (kecelakaan kerja ringan) merupakan cidera yang terjadi di tempat kerja namun tidak memerlukan perawatan dari petugas kesehatan profesional serta tidak mengakibatkan hilangnya waktu kerja kurang dari 2x24 jam. Kecelakaan di tempat kerja biasanya disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu tindakan manusia yang tidak memenuhi standar keselamatan (unsafe action) dan kondisi lingkungan kerja yang tidak aman (unsafe condition). Industri mebel X merupakan perusahaan yang memproduksi furnitur kayu, di mana dalam setiap proses kerjanya berpotensi menyebabkan minor injury. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian minor injury pada pekerja industri mebel X. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analitik observasional dan desain cross-sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sejumlah 35 pekerja. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan bahwa usia (p=0,001), masa kerja (p=0,000), tingkat pendidikan (p=0,005), kelelahan kerja (p=0,027), kondisi housekeeping (p=0,558), ketersediaan APD (p=0,118) ,dan penggunaan APD (p=0,006). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara usia, masa kerja, tingkat pendidikan, kelelahan kerja, dan penggunaan APD dengan kejadian minor injury, sedangkan tidak terdapat hubungan antara kondisi housekeeping dan ketersediaan APD dengan kejadian minor injury pada pekerja industri mebel X. Kata Kunci:minor injury, karakteristik, kelelahan kerja, housekeeping, alat pelindung diri 
Institution Info

Universitas Diponegoro