Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari pandemi covid-19
terhadap earnings management atau manajemen laba pada perusahaan perhotelan,
transportasi, dan manufaktur di Indonesia tahun 2017-2022. Dalam penelitian ini,
pandemi covid-19 menjadi variabel independen, earnings management menjadi
variabel dependen, dan financial distress menjadi variabel mediasi. Terdapat empat
hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini; pandemi covid-19 berpengaruh
signifikan terhadap manajemen laba, pandemi covid-19 berpengaruh positif
terhadap financial distress, financial distress berpengaruh signifikan terhadap
manajemen laba, dan pandemi covid-19 memiliki pengaruh terhadap manajemen
laba melalui financial distress.
Penelitian ini menggunakan sampel penelitian yang terdiri dari 50 perusahaan
perhotelan, transportasi, dan manufaktur yang terdaftar di Bursak Efek Indonesia
(BEI) periode 2017-2022. Objek dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan
yang terdapat di situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2022
sehingga data penelitian tergolong ke dalam data sekunder yang menggunakan
metode purposive sampling. Untuk melakukan pengujian hipotesis, penelitian ini
menggunakan analisis regresi data panel dan regresi sederhana. Hasil penelitian ini
mengindikasikan bahwa pandemi covid-19 tidak memiliki pengaruh terdahap
manajemen laba dan pandemi covid-19 tidak berpengaruh terhadap manajemen laba
melalui financial distress. Perusahaan dengan kondisi financial distress memicu
motivasi manajer perusahaan untuk terlibat dalam praktik manajemen laba dengan
menurunkan laba atau yang dimaksud dengan metode income-decreasing.