Abstract :
Pembangunan merupakan sebuah proses multi dimensi yang meliputi
beragam perubahan dalam tatanan sosial, sikap bermasyarakat, dan institusi
nasional, Pembangunan juga bertujuan guna terjadinya percepatan dalam
pertumbuhan ekonomi, serta mengatasi kesenjangan pendapatan, dan
memberantas kemiskinan.Sumber daya manusia adalah ukuran utama
keberhasilan pembangunan ekonomi. United Nations Development Programme
(UNDP) telah merilis sebuah indikator, ?Indeks Pembangunan Manusia?, untuk
menilai pencapaian suatu negara ataupun wilayah dalam hal pembangunan dan
kesejahteraan manusia. Ada banyak variabel yang dapat mempengaruhi kapasitas
individu untuk mencapai kehidupan yang lebih sejahtera, termasuk elemen
keuangan, sosial, serta ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan kasus stunting terhadap
indeks Pembangunan manusia di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan data cross section pada 34 provinsi di
Indonesia dan data time series tahunan selama 2020-2022. Data yang digunakan
adalah data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis
regresi data panel dengan model terbaik random effect model.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama variabel
tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan kasus stunting berpengaruh
terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Secara parsial, variabel
tingkat kemiskinan dan kasus stunting berkontribusi negatif signifikan terhadap
IPM, sebaliknya pertumbuhan ekonomi, berpengaruh secara signifikan positif
dalam meningkatkan IPM.