Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan nilai transaksi instrumen
pembayaran non-tunai dan perekonomian Indonesia. Instrumen pembayaran nontunai dalam penelitian ini mencakup kartu debit/ATM, kartu kredit, dan uang
elektronik. Kondisi perekonomian Indonesia dalam penelitian ini diukur
berdasarkan PDB atas harga konstan (Real GDP / GDP at constant prices). Data
yang digunakan adalah data sekunder berupa time series periode 2017 ? 2022
yang diperoleh dari Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Pasar
Keuangan (SPIP) Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Alat analisis
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Autoregressive Distributed
Lag (ARDL). Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai transaksi
kartu kredit dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia prapandemi, lalu negatif dan signifikan selama pandemi; (2) nilai transaksi kartu
debit/ATM negatif dan signfikan terhadap pertumbuhan ekonomi pra-pandemi,
lalu positif dan signifikan selama pandemi; dan (3) nilai transaksi uang elektronik
tidak signifikan, lalu positif dan signifikan selama pandemi.