Abstract :
Pelayanan publik yang berkualitas merupakan salah satu indikator keberhasilan tata
kelola pemerintahan yang baik. Dalam era digital, penerapan responsive
governance menjadi langkah strategis yang menekankan kemampuan pemerintah
untuk merespons kebutuhan, aspirasi, dan masalah masyarakat secara cepat, efektif,
dan berorientasi pada solusi. Aplikasi kanal aduan Sapa Mbak Ita, sebagai inovasi
e-government di Kota Semarang, dirancang untuk memfasilitasi komunikasi antara
pemerintah dan masyarakat melalui saluran aduan yang cepat, transparan, dan
efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan prinsip responsive
governance melalui aplikasi Sapa Mba Ita. Disamping mengidentifikasi faktor
pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan teori Responsive
Governance oleh UNDP tahun 2015 untuk mengukur penerapan responsive
governance. Penelitian metode deskriptif kualitatif dengan data primer berupa
wawancara mendalam dan observasi, serta data sekunder dari laporan, buku, jurnal,
laporan penelitian dan dokumen-dokumen terkait. Subjek dalam penelitian ini
adalah Kepala Subkoordinator Pengelola Aspirasi dan Informasi, Humas Pengelola,
Analis Pengaduan, dan Masyarakat Kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa aplikasi ini telah meningkatkan responsivitas pemerintah pada masyarakat.
Walaupun masih terdapat kendala meliputi keterbatasan infrastruktur aplikasi,
sistem manajemen alur pengaduan yang terintegrasi belum sepenuhnya optimal,
dan masalah teknis seperti bug pada aplikasi dan batasan unggahan foto yang
memperlambat proses pelaporan. Kesimpulannya, penerapan responsive
governance pada aplikasi ini sudah diterapkan namun belum sepenuhnya aduan
tersebut terpenuhi karena masih menghadapi hambatan dalam aspek teknis, sistem
manajemen yang masih lemah, dan komunikasi publik. Sehingga Pemerintah Kota
Semarang adalah memperbaiki infrastruktur aplikasi, meningkatkan pelatihan
SDM, dan memperkuat keterlibatan masyarakat melalui strategi komunikasi yang
lebih interaktif dan menyeluruh.
Kata Kunci: Responsive Governance, Aplikasi Sapa Mbak Ita, Teori Responsive
Governance UNDP.
22 Administrasi Publik 2025