DETAIL DOCUMENT
PERAN STAKEHOLDER DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI KOTA SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Laila, Fitri Nur
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2025-03-10 07:38:58 
Abstract :
Penelitian ini menganalisis peran stakeholder dalam pencegahan kekerasan terhadap anak di Kota Semarang. Latar belakang penelitian ini adalah kasus kekerasan terhadap anak mengalami peningkatan sebesar 141,9% di tahun 2022 dan stagnan pada tahun 2023, masih terdapat masyarakat yang belumm tahu keberadaan JPPA di sekitarnya, dan masih terdapat JPPA yang belum menjalankan peran pencegahan. Penelitian ini menggunakan teori pemetaan kepentingan dan pengaruh oleh Eden & Ackermann (1998) dan teori identifikasi stakeholder oleh ODA (1995) untuk mengidentifikasi serta memetakan peran stakeholder berdasarkan power vs interest grid. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder pencegahan kekerasan terhadap anak di Kota Semarang terbagi menjadi stakeholder primer (masyarakat), sekunder (JPPA, RDRM, Polrestabes Semarang), dan kunci (DP3A). Berdasarkan analisis power vs interest grid, DP3A sebagai key player, RDRM, Polrestabes, JPPA sebagai subject, PPT Kecamatan dan masyarakat umum sebagai crowd, serta PKK, Posyandu Remaja, masyarakat dengan anak di bawah 18 tahun sebagai context setter. Terdapat minimnya komunikasi dan koordinasi antar stakeholder, keterbatasan pegawai di RDRM, serta aktivitas JPPA yang tidak terstruktur sehingga peran stakeholder belum efektif, tercermin dari peningkatan kasus kekerasan anak. Disarankan agar semua stakeholder melakukan pertemuan rutin, menyusun master plan tahunan yang terperinci, serta menetapkan pedoman dan pendanaan khusus bagi JPPA. Kata kunci : Peran Stakeholder, Kekerasan Anak, Perlindungan Anak. 25.Administrasi Publik 2025 
Institution Info

Universitas Diponegoro