Abstract :
Aplikasi Silampah merupakan salah satu program milik Dinas Lingkungan Hidup
Kota Semarang. Berdasarkan data, Kota Semarang memiliki produksi sampah yang
meningkat setiap tahunnya. Aplikasi Silampah diciptakan untuk menjadi solusi
dalam mengelola sampah di Kota Semarang. Namun, masih banyaknya masyarakat
yang belum mengetahui tentang Aplikasi Silampah karena kurangnya sosialisasi
terkait layanan ini. Hal ini yang mendorong untuk melakukan penelitian tentang
bagaimana pelaksanaanya dan faktor faktor yang mempengaruhi
sosialisasi. Penelitian ini menggunakan teori Sosialisasi Politik Rush & Althoff yang
menjelaskan bahwa pengukuran keberhasilan suatu proses sosialisasi politik
ditentukan oleh: agen sosialisasi politik, materi sosialisasi politik, mekanisme
sosialisasi politik dan pola sosialisasi politik. Metode penelitian yang digunakan
yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif sebagai alat dalam mengetahui masalah
yang terkait, dengan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi literatur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sosialisasi Aplikasi Silampah di
Kota Semarang telah berjalan sesuai teori Rush & Althoff (2013), melalui nilai
keempat faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan sosialisasi. Namun terdapat
beberapa faktor faktor yang mempengaruhi sosialisasi yaitu keterbatasan anggaran
dan sistem sosialisasi dan SOP yang belum jelas. Hal ini menyebabkan upaya
sosialisasi tidak dapat berjalan dengan baik sesuai visi dan misi yang dicapai.
Penelitian ini merekomendasikan agar Pemerintah Kota Semarang lebih
meningkatkan pengawasan, pemantauan dan pengelolaan pada setiap kebijakan yang
diciptakan khususnya di bidang lingkungan, agar tidak hanya sekedar menjadi
formalitas namun berguna untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Sedangkan
DLH Kota Semarang khususnya Staff Silampah diharapkan dapat menciptakan
sistem sosialisasi dan SOP yang jelas agar lebih terarah dan optimal untuk
mengenalkan suatu kebijakan kepada seluruh masyarakat.
Kata Kunci: Sosialisasi, Layanan, Semarang
14 pemerintahan 2025