Abstract :
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan Program bantuan sosial tunai
bersyarat dari pemerintah sebagai bentuk investasi dan pemberian perlindungan
sosial untuk rumah tangga miskin. Pemberian PKH bertujuan untuk meningkatkan
kemampuan Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dalam mengakses kesehatan,
pendidikan, dan kehidupan yang layak sehingga berdampak terhadap
meningkatnya tingkat SDM rumah tangga. Ketidaktepatan rumah tangga dalam
penggunaan bantuan sosial yang didapatkan akan mengurangi tingkat
keberhasilan output yang diharapkan. Rokok sebagai barang yang tidak berguna
dan berdampak negatif berkaitan erat dengan konsumsi rumah tangga miskin.
Penelitian ini menganalisis pengaruh PKH terhadap konsumsi rokok rumah tangga
miskin penerima PKH. Melalui metode Difference-in-Difference serta Propensity
Score Matching (PSM), menemukan bahwa PKH secara signifikan dapat
meningkatkan konsumsi rokok yang diukur melalui pengeluaran rokok rumah
tangga, namun tidak signifikan dalam meningkatkan jumlah batang rokok yang
dikonsumsi rumah tangga