Abstract :
Pertumbuhan industri jasa di Indonesia sebagai dampak dari kemajuan yang dibawa
oleh globalisasi menuntut perusahaan untuk saling berkompetisi. Oleh karena itu,
perusahaan-perusahaan perlu merealisasikan strategi untuk meningkatkan performa
terutama terkait dengan pengelolaan kualitas sumber daya manusia. PT. Kereta Api
Indonesia (Persero) DAOP 4 Semarang sebagai salah satu perusahaan jasa layanan
transportasi mengalami permasalahan yakni adanya penurunan kinerja karyawan
serta faktor employee engagement dan work-life balance yang juga rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara employee engagement
dan work-life balance terhadap kinerja karyawan PT. Kereta Api Indonesia
(Persero) DAOP 4 Semarang melalui kepuasan kerja sebagai variabel ntervening.
Tipe penelitian ini adalah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif.
Data diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada 74 responden dengan
menggunakan dasar Non-Probability Sampling jenis Purposive Sampling. Analisis
dan olah data dilakukan dengan SmartPLS 4.0 yang terdiri dari analisis outer model,
inner model, dan uji hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa employee engagement
berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan.
Demikian pula, work-life balance yang memberikan pengaruh positif dan signifikan
terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Kepuasan kerja berpengaruh positif
dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kepuasan kerja juga memediasi
pengaruh work-life balance terhadap kinerja karyawan, akan tetapi tidak dapat
memediasi pengaruh employee engagement terhadap kinerja karyawan.
Berdasarkan temuan ini, perusahaan disarankan untuk lebih fokus pada peningkatan
employee engagement secara langsung serta meningkatkan pengelolaan kebijakan
work-life balance yang dibarengi dengan program kesejahteraan karyawan di
tempat kerja. Kemudian, untuk penelitian selanjutnya dapat menggunakan variabel
lain yang dapat memediasi atau memperkuat hubungan antara employee
engagement dan work-life balance terhadap kinerja karyawan.
Kata Kunci : Employee Engagement, Work-Life Balance, Kepuasan Kerja,
Kinerja Karyawan
08 Administrasi Bisnis 2025