DETAIL DOCUMENT
PERBANDINGAN IMPLEMENTASI PROGRAM DESA ANTI POLITIK UANG BAWASLU (STUDI KOMPARASI DESA TUTUP DAN DESA MOJOREMBUN KABUPATEN BLORA)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Diponegoro
Author
Agatha, Rara Daffa Indriani
Subject
Social Science and Political Science 
Datestamp
2025-03-17 06:13:30 
Abstract :
Indonesia menghadapi tantangan integritas Pemilu akibat adanya praktik politik uang yang melanggar asas luber jurdil dan menjadi budaya di masyarakat, khususnya masyarakat di pedesaan. Untuk mengatasi masalah tersebut, Bawaslu meluncurkan program Desa Anti Politik Uang sebagai upaya pendidikan politik kepada masyarakat dengan berbasis pada pengawasan partisipatif. Penelitian ini membandingkan implementasi program Desa Anti Politik Uang di dua desa di Kabupaten Blora yaitu Desa Tutup Kecamatan Tunjungan dan Desa Mojorembun Kecamatan Kradenan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan implementasi program di kedua desa dan menganalisis faktor penyebab perbedaan dalam implementasinya menggunakan metode kualitatif komparatif dengan subjek penelitian berdasarkan purposive sampling, melibatkan 12 informan. Data primer diperoleh melalui wawancara, sementara data sekunder didapat dari tinjauan literatur, dokumen terkait, dan arsip. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah pengorganisasian, pemilahan, dan penyusunan data untuk menemukan pola dan hasil yang relevan. Validitas data diuji menggunakan teknik triangulasi untuk memastikan akurasi hasil penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa efektivitas implementasi disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti keterlibatan tokoh masyarakat, tingkat pendidikan dan kestabilan ekonomi, serta fanatisme politik. Efektivitas implementasi program di Desa Tutup didukung oleh kondisi lokal masyarakat, kedekatan geografis, dan kedekatan sosial dengan Bawaslu Kabupaten Blora yang mempermudah proses koordinasi dan pendampingan secara intensif. Sebaliknya, Desa Mojorembun mengalami berbagai hambatan yang menyebabkan minimnya koordinasi dan pendampingan sehingga program belum dapat diimplementasikan dengan maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan berbasis lokal dan dukungan terintegrasi untuk memastikan keberhasilan Program Desa Anti Politik Uang di masing-masing desa. Kata Kunci: Bawaslu, Pemilu, Praktik Politik Uang, Program Desa Anti Politik Uang 20 Ilmu Pemerintahan 2025 
Institution Info

Universitas Diponegoro